
Program tersebut juga dapat dikonversi ke Mata Kuliah Penguatan Kompetensi (MKPK) dengan bobot lebih dari tiga SKS, sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
“Dengan virtual internship, kami ingin memastikan mahasiswa Unhas memiliki kesempatan yang sama untuk bisa mendapatkan pengalaman magang di Telkomsel secara online,” katanya.
Sementara itu, Career Talk menghadirkan Vice President People Development and Management Telkomsel Dudun Abdul Falah Sidiq, Prof. Suhasman, serta Andi Alya Inar Putri, mahasiswa Unhas yang meraih predikat Best Hustler IndonesiaNEXT 2026 Telkomsel dari sekitar 8.000 peserta.
Dalam sesi tersebut, Dudun menjelaskan bahwa perkembangan AI turut mengubah kebutuhan profesi di dunia kerja. Perkembangan tersebut mendorong munculnya bidang pekerjaan yang semakin spesifik, di antaranya AI engineer dan AI platform.
Prof. Suhasman menambahkan, Unhas juga tengah mempersiapkan lembaga yang berfokus pada pengembangan AI sebagai bagian dari respons terhadap perkembangan teknologi.
“AI menawarkan sejuta kemudahan. Kita masih beradaptasi, tetapi perkembangan teknologi tidak bisa ditolak. Karena itu, kita harus menyikapinya dengan bijak,” ujarnya.





