
“Barongko ini merupakan makanan tradisional kami. Mudah-mudahan dari sini muncul ide dan gagasan baru, apakah dari rasanya, kemasannya atau cara penyajiannya, sehingga bisa menjadi makanan yang lebih praktis dan bisa dinikmati oleh semua kalangan,” katanya.
Untuk mendukung inovasi tersebut, Aliyah mengusulkan keterlibatan chef serta alumni sekolah kuliner internasional di Makassar. Menurutnya, potensi tersebut dapat dimanfaatkan untuk membangun jejaring sekaligus menghasilkan kreasi baru yang memadukan karakter gastronomi Makassar dan Prancis.
“Kita punya banyak alumni sekolah kuliner internasional di Makassar. Mereka bisa dikumpulkan dan diajak berdiskusi untuk melahirkan ide dan kreativitas baru,” ujarnya.
Rendez-Vous Rasa 2026 turut menghadirkan sejumlah chef dalam kolaborasi gastronomi, di antaranya Chef Stéphane Carrade, peraih dua bintang Michelin, Chef Eko Hadiwijaya, alumnus Le Cordon Bleu Paris, serta Chef Natalia Tanyadji, pemilik Mama Toko Kue.
Aliyah berharap kolaborasi tersebut tidak hanya menghasilkan inovasi kuliner, tetapi juga berdampak pada pengembangan pariwisata, ekonomi kreatif, dan pelaku usaha kuliner di Makassar.





