
“Mobil tangki yang sebelumnya hanya bisa kembali sekitar dua kali sehari, sekarang bisa melakukan dua hingga tiga kali pengisian dalam sehari,” sambungnya.
Untuk menunjang operasi tersebut, BPBD Makassar mengerahkan 25 mobil tangki setiap hari. Masing-masing kendaraan memiliki kapasitas angkut sekitar 4.400 liter dan dapat melakukan dua hingga tiga kali distribusi, menyesuaikan kebutuhan serta kondisi operasional di lapangan.
Fadli menegaskan, langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kota Makassar dalam membantu warga memenuhi kebutuhan air bersih selama musim kemarau.
Di tengah upaya penanganan yang masih berlangsung, BPBD mulai mencatat perkembangan positif pada sejumlah sumber air. Pasokan dari Perumda Air Minum Kota Makassar dilaporkan mulai meningkat, sedangkan beberapa sumur yang sebelumnya terdampak kekeringan kembali dapat dimanfaatkan.
Kondisi tersebut turut memengaruhi kebutuhan pengiriman air menggunakan mobil tangki di sejumlah wilayah. Meski demikian, BPBD tetap melanjutkan distribusi untuk memastikan warga yang belum memperoleh akses air bersih tetap mendapatkan bantuan.





