
Selain itu, capaian program Makan Bergizi Gratis (MBG) terkait penyaluran kepada kelompok sasaran 3B, yakni ibu hamil, ibu menyusui, dan balita, turut menjadi perhatian. Pemantauan juga dilakukan terhadap capaian peserta KB aktif, peserta KB baru, serta angka unmet need atau kebutuhan ber-KB yang belum terpenuhi di setiap kelurahan.
Pembahasan berbagai indikator tersebut bertujuan membantu mengidentifikasi perkembangan program sekaligus menemukan kendala yang membutuhkan tindak lanjut. Data yang dilaporkan kader menjadi salah satu bahan untuk melihat pelaksanaan program dan memperkuat koordinasi di lapangan.
DPPKB Makassar mendorong kader IMP untuk terus bersinergi dengan Penyuluh Keluarga Berencana (PKB) dalam meningkatkan kualitas pelaporan, pendampingan, dan pelayanan kepada masyarakat. Kolaborasi ini penting agar pelaksanaan program dapat berjalan lebih terarah dan sesuai dengan kebutuhan keluarga.
Melalui monitoring dan evaluasi rutin, DPPKB Makassar berharap kinerja kader IMP semakin optimal dalam mendukung keberhasilan Program Bangga Kencana serta mewujudkan keluarga yang berkualitas dan sejahtera. (*)





