MakassarNews

Munafri Dorong Makassar Jadi Pusat Layanan Kesehatan dan Medical Tourism di Indonesia Timur

Di sisi lain, ia mengakui masih terdapat sejumlah tantangan kesehatan yang membutuhkan perhatian serius. Di antaranya persoalan kasus HIV dan tuberkulosis (TB), serta jangkauan fasilitas pelayanan kesehatan yang masih perlu ditingkatkan.

Dengan jumlah penduduk sekitar 1,4 juta jiwa, Makassar membutuhkan pengembangan infrastruktur kesehatan yang lebih merata dan terencana, termasuk optimalisasi rumah sakit milik pemerintah daerah.

Munafri menegaskan, pembangunan sektor kesehatan merupakan investasi kemanusiaan yang harus dilakukan secara berkelanjutan.

“Pemerintah Kota Makassar secara bertahap terus berupaya membenahi berbagai persoalan ini,” jelasnya.

BACA JUGA  Buka Puasa Bersama Alumni SMADA, Wali Kota Makassar Dorong Kontribusi Majukan Sekolah

Untuk itu, ia mengharapkan Fakultas Kedokteran UMI beserta para alumninya dapat berkontribusi lebih luas melalui gagasan, keahlian, dan rekomendasi strategis dalam mendukung pembangunan kesehatan di Makassar.

Menurutnya, keterlibatan kalangan akademisi dan tenaga medis sangat dibutuhkan untuk mewujudkan sistem pelayanan kesehatan yang berkualitas, inklusif, dan berkelanjutan.

“Harapan saya kepada para alumni Fakultas Kedokteran UMI, ayo kita bersama-sama dengan pemerintah. Banyak hal yang bisa kita lakukan dan banyak orang yang menanti kita dalam rangka membangun kesehatan di kota ini,” ajaknya.

BACA JUGA  Unhas Bantah PKKMB FIB “Dibajak” TNI, Sebut Narasi di Media Sosial Tidak Sesuai Fakta

Lihat Semua

Previous page 1 2 3 4Next page

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button