
SOLUSIMEDIA.ID, MAKASSAR — Pemerintah Kota Makassar menyiapkan dua ajang penghargaan untuk mendorong peningkatan kualitas komunikasi publik dan pelayanan digital. Melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), Pemkot akan menggelar Makassar Humas Award dan Lontara+ Award sebagai bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-419 Kota Makassar.
Kepala Diskominfo Kota Makassar, Muhammad Roem, mengatakan kedua penghargaan tersebut ditujukan untuk memberikan apresiasi kepada organisasi perangkat daerah (OPD) yang aktif menyampaikan informasi pemerintahan serta masyarakat yang berpartisipasi dalam pemanfaatan layanan digital.
Menurut Roem, Makassar Humas Award menjadi ruang apresiasi sekaligus kompetisi bagi OPD dalam menyampaikan informasi program dan kegiatan pemerintah kepada masyarakat.
Ia menilai, berbagai program pemerintah perlu didukung penyampaian informasi yang efektif agar manfaatnya dapat diketahui dan dipahami oleh publik.
“Melalui Humas Award ini, kita ingin mengapresiasi kehumasan yang dilakukan OPD,” tutur Roem, Kamis (5/11/2026).
Sejumlah kategori akan diperlombakan, di antaranya rilis berita terbaik dan konten terbaik. Ajang ini juga diharapkan mendorong kreativitas pengelola informasi di setiap OPD, mulai dari fotografer hingga pembuat berita, agar lebih aktif mempublikasikan program pemerintah.
“Program-program OPD harus sampai ke masyarakat, bisa mengetahui dan memahami manfaatnya melalui informasi yang disampaikan secara efektif,” jelasnya.
Selain penghargaan di bidang kehumasan, Diskominfo juga menyiapkan Lontara+ Award untuk mengapresiasi masyarakat sebagai pengguna aktif aplikasi serta OPD yang dinilai responsif dalam menindaklanjuti laporan dan pengaduan warga melalui platform tersebut.
Lontara+ merupakan aplikasi digital yang dikembangkan Pemkot Makassar sejak 2025 untuk mengintegrasikan berbagai informasi dan layanan pemerintahan. Platform ini juga menjadi salah satu kanal masyarakat dalam menyampaikan persoalan perkotaan, seperti banjir dan genangan, kemacetan, hingga kebutuhan penanganan kebencanaan.
Roem mengungkapkan, hingga saat ini Lontara+ telah mencatat lebih dari 76 ribu pengguna dengan total lebih dari 3,9 juta aktivasi aplikasi.
Platform tersebut juga telah menerima lebih dari 20 ribu pengaduan masyarakat. Dari jumlah itu, sebanyak 18.819 aduan telah diselesaikan atau mencapai tingkat penyelesaian sebesar 91,7 persen.
Capaian tersebut dinilai menunjukkan peran teknologi digital dalam membantu pemerintah merespons berbagai kebutuhan dan persoalan masyarakat secara lebih cepat.
Melalui Lontara+ Award, Roem berharap semakin banyak warga memanfaatkan kanal pengaduan resmi pemerintah untuk menyampaikan persoalan di lingkungan masing-masing.
Ia menegaskan, keterlibatan masyarakat tidak hanya sebatas menggunakan aplikasi, tetapi juga menjadi bagian dari pengawasan publik untuk mendorong peningkatan kualitas pelayanan pemerintah.
Melalui dua ajang penghargaan tersebut, Diskominfo berharap momentum HUT ke-419 Kota Makassar dapat memperkuat ekosistem komunikasi pemerintahan sekaligus mendorong transformasi digital yang lebih partisipatif. (*)





