
Seluruh komoditas tersebut dijual dengan harga Rp63.000 per paket, lebih rendah dibandingkan harga normal di pasaran.
Evy merinci, distribusi 1.100 paket dilakukan berdasarkan usulan dan kebutuhan masing-masing wilayah. Kecamatan Rappocini mendapat alokasi 340 paket, Tallo sebanyak 305 paket, Kecamatan Makassar 185 paket, Mamajang 140 paket, dan Mariso 130 paket.
“Jumlah paket di setiap kecamatan bervariasi menyesuaikan permintaan dan kebutuhan masyarakat setempat. Ini sesuai arahan Bapak Wali Kota agar pasar murah benar-benar menawarkan harga jauh di bawah pasar sehingga manfaatnya langsung dirasakan,” jelasnya.
Untuk memastikan penyaluran tepat sasaran, warga yang ingin membeli paket sembako diwajibkan membawa kupon resmi dari kelurahan setempat. Persyaratan tersebut juga harus dilengkapi dengan KTP dan fotokopi Kartu Keluarga (KK) warga Kota Makassar.
Program tahap kedua ini melanjutkan pelaksanaan pasar murah sebelumnya yang digelar menjelang Iduladha dengan menyalurkan sekitar 1.300 paket. Dengan tambahan 1.100 paket, total sembako yang telah disalurkan Pemkot Makassar melalui program tersebut mencapai 2.400 paket.





