
Layanan jemput bola yang dilaksanakan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) tersebut merupakan tindak lanjut arahan Wali Kota agar seluruh warga memperoleh akses pelayanan administrasi tanpa terkecuali, termasuk masyarakat yang tinggal di wilayah terluar.
Dalam kesempatan itu, Munafri juga mengajak masyarakat pulau, nelayan, dan para pengunjung untuk berpartisipasi menjaga kelestarian laut. Edukasi mengenai pentingnya ekosistem bawah laut perlu terus diperkuat, termasuk membangun kesadaran untuk tidak membuang sampah ke laut maupun melakukan aktivitas yang berpotensi merusak terumbu karang.
Ia menilai, keberhasilan konservasi membutuhkan keterlibatan seluruh pihak, bukan hanya pemerintah dan komunitas penyelam, tetapi juga masyarakat yang beraktivitas di kawasan pesisir dan kepulauan.
Terlebih, Pulau Lanjukang merupakan salah satu pulau terluar dalam gugusan Kepulauan Spermonde yang memiliki potensi wisata bahari. Keindahan hamparan pasir putih, lingkungan alam yang masih asri, serta kejernihan air laut menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan.
Potensi tersebut, lanjut Munafri, perlu dijaga melalui pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan agar kekayaan alam dan keindahan bawah laut Pulau Lanjukang tetap terpelihara serta dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat setempat.





