NasionalNews

Taruna Ikrar: MoU BPOM-UNJ-Dewan Jamu,Hilirisasi Riset Jadi Senjata Indonesia Menguasai Pasar Global

SOLUSIMEDIA.ID,JAKARTA – Indonesia kini berada di jalur cepat menuju panggung global lewat kekuatan jamu. Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Universitas Negeri Jakarta (UNJ), dan Dewan Jamu Indonesia resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) untuk menggenjot riset, hilirisasi, dan pengembangan jamu sebagai warisan budaya sekaligus komoditas strategis bangsa.

Kepala BPOM, Prof. Taruna Ikrar, menyebut langkah ini bukan sekadar kerja sama biasa, melainkan “senjata pamungkas” Indonesia untuk menembus pasar dunia.

“Hilirisasi adalah kunci kita. Riset kampus harus sampai ke industri, pelaku usaha harus berani mengembangkan, dan BPOM siap memastikan semua produk aman, bermutu, dan berkhasiat. Indonesia tidak boleh hanya jadi penonton, kita harus jadi pemain utama di pasar global,” tegas Taruna.

BACA JUGA  BPOM RI Pastikan Keamanan Susu Formula Nestlé di Indonesia Menyusul Penarikan Produk di 49 Negara

Dengan lebih dari 30 ribu jenis tanaman obat yang dimiliki, peluang Indonesia terbuka lebar. Namun, dari 18 ribu jamu yang sudah terdaftar di BPOM, baru 71 yang berstatus Obat Herbal Terstandar (OHT) dan 20 yang naik kelas jadi Fitofarmaka. Artinya, masih ada ruang besar untuk ditingkatkan melalui riset dan hilirisasi.

Lihat Semua

1 2Next page

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button