
SOLUSIMEDIA.ID-MAKASSAR— Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat memastikan stabilitas sektor jasa keuangan (SJK) di wilayah Sulawesi, Maluku, dan Papua (Sulampua) tetap terjaga dan terus berperan penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Kepala OJK Sulselbar Mochammad Muchlasin menyampaikan, seluruh sektor keuangan – perbankan, pasar modal, dan industri keuangan non-bank (IKNB) – menunjukkan kinerja positif dan sinergi kuat dalam menjaga fungsi intermediasi serta memperluas akses layanan keuangan bagi masyarakat.
“Kinerja sektor keuangan di wilayah Sulampua masih solid. Ini menjadi bukti ketahanan ekonomi daerah yang tetap tumbuh di tengah tantangan global,” ujarnya.
Pada Agustus 2025, aset perbankan di Sulampua tumbuh 5,22 persen (yoy) dan mencapai Rp562,40 triliun, sementara Dana Pihak Ketiga (DPK) mencapai Rp352,85 triliun, tumbuh 4,01 persen (yoy).
Meskipun pertumbuhan DPK sedikit melambat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, OJK menilai tren ini tetap sehat karena masyarakat masih memilih tabungan sebagai instrumen utama penyimpanan dana.





