
SOLUSIMEDIA.ID, MAKASSAR – Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) untuk segera mengambil langkah mitigasi terhadap krisis moral dan akhlak di kalangan pelajar tingkat SMP dan SMA.
Desakan ini disampaikan setelah terungkapnya tingginya angka kasus HIV dan LGBT pada peserta didik usia remaja.
Informasi tersebut dipaparkan oleh anggota Komisi D dari Partai Hanura, Mukhlis Misbah, dalam wawancara podcast pada program Parlemen Update di kanal YouTube solusimedia.id, yang ditayangkan pada Sabtu, 22 November 2025.
Mukhlis Misbah mengungkapkan bahwa hasil rapat monitoring dan evaluasi (Monev) bersama Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) menunjukkan lonjakan signifikan kasus HIV dan LGBT di jenjang pendidikan dasar hingga menengah.
“Penyebab utamanya adalah digitalisasi yang begitu mudah diakses, turunnya moralitas dan akhlak, serta akibat banyaknya kasus broken home di dalam rumah tangga,” ujar Mukhlis.
Ia menegaskan perlunya langkah-langkah edukatif yang mampu memperbaiki karakter generasi muda.
Mukhlis menyoroti keberadaan Pesantren Kilat sebagai instrumen penting dalam penguatan moral.





