
“Satu dapur melayani sampai ribuan porsi. Risiko makanan basi itu besar kalau distribusinya lama. Harus ada pengawasan ahli gizi untuk memastikan makanan tetap layak,” tuturnya.
Selain isu moral dan gizi, Komisi D juga menyoroti persoalan pemerataan pendidikan. Kapasitas sekolah tingkat SMP disebut masih kurang untuk menampung lulusan SD, demikian pula kapasitas SMA yang belum memadai untuk seluruh lulusan SMP.
DPRD mendorong Pemkot Makassar untuk menambah unit sekolah maupun ruang kelas agar akses pendidikan berjalan lebih merata bagi seluruh peserta didik.
BACA JUGA Dorong Transparansi Desa, Unhas Hadirkan KKN Tematik Keterbukaan Informasi Publik di Maros
Nonton video selengkapnya untuk mendapatkan informasi lebih, klik link berikut:
https://youtu.be/BTTd_HxJFrY?si=QW8IEtfD7tQ13d3W
(*)





