HealthLifestyle

Fenomena “Super Flu” Disorot Ahli Mikrobiologi, Ini Fakta Terbarunya

SOLUSIMEDIA.ID, JAKARTA — Fenomena wabah yang populer disebut “super flu” tengah menyita perhatian masyarakat dan dunia medis dalam beberapa pekan terakhir.

Pakar mikrobiologi Indonesia menyampaikan pembahasan rinci mengenai fenomena ini sebagai respons terhadap lonjakan kasus influenza musiman yang dilaporkan di berbagai negara.

Menurut para ahli dari Perhimpunan Dokter Spesialis Mikrobiologi Klinik Indonesia (PAMKI), istilah super flu bukanlah istilah medis resmi, tetapi istilah populer yang dipakai untuk menggambarkan varian virus influenza yang tampaknya menyebar lebih cepat dibandingkan musim flu biasanya.

BACA JUGA  Tradisi dan Makna Persiapan Imlek 2026, Menyambut Tahun Kuda Api Penuh Harapan

Varian yang banyak diperbincangkan adalah influenza A (H3N2) subklade K, yang dilaporkan muncul lebih awal dan intens di sejumlah negara termasuk Amerika Serikat, Eropa, dan Australia.

Para ahli menegaskan bahwa virus ini sebenarnya bukan virus baru, melainkan salah satu bentuk dari influenza yang terus mengalami mutasi genetik — sebuah karakteristik alami dari virus influenza setiap tahunnya.

Meski demikian, meningkatnya penularan varian ini memicu kekhawatiran karena potensi lonjakan kasus, terutama di kalangan kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, ibu hamil, dan orang dengan penyakit penyerta.

BACA JUGA  Gerakan Intervensi Serentak Pencegahan Stunting di Kota Makassar

Lihat Semua

1 2 3Next page

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button