
SOLUSIMEDIA.ID,MAKASSAR– Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Pertanahan terus berupaya melakukan percepatan pembangunan jembatan kembar Barombong, mengingat kemacetan yang terjadi saat melintasi jembatan tersebut baik di pagi maupun sore hari yang sudah kerap di keluhkan warga .
Dalam rangka percepatan pembangunan tersebut, Distan Makassar mengundang masyarakat mengikuti kegiatan sosialisasi terkait pengadaan tanah dalam rangka mendukung pembangunan Jembatan Barombong,Kamis 23 April 2026 beertempat di Hotel Golden Tulip.
Kepala Dinas Pertanahan Kota Makassar, Sri Sulsilawati menjelaskan kegiatan sosialisasi digelar untuk menjelaskan mekanisme pengadaan tanah sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Khususnya hak dan kewajiban dalam proses pengadaan tanah untuk kepentingan umum.
Target pembebasan area yang dibutuhkan seluas kurang dari tiga hektar. Pengadaan tanah untuk pembangunan Jembatan Kembar Barombong ini masuk kategori skala kecil karena lahan yang dibutuhkan tidak sampai lima hektar.
“Suksesnya pembangunan ini dibutuhkan kolaborasi, sinergitas dan koordinasi semua pihak, pengadaan lahan kurang lebih tiga hektar di lewati jembatan kalau kita dari arah Makassar tapi di sisi kanan sebelum jembatan kalau kita dari arah Makassar itu lahannya milik PT GMTD,” ungkap Sri setelah kegiatan sosialisasi pengadaan tanah .





