MakassarNews

Pendekatan Humanis Berbuah Hasil, 118 PKL di Mamajang Bongkar Lapak Secara Sukarela

SOLUSIMEDIA.ID, MAKASSAR — Pemerintah Kota Makassar kembali membuktikan efektivitas pendekatan humanis dalam menata pedagang kaki lima (PKL). Di kawasan Pasar Pamos, Kecamatan Mamajang, sebanyak 118 pedagang memilih membongkar lapaknya secara mandiri tanpa melalui proses penertiban.

Keberhasilan ini merupakan hasil dari strategi komunikasi persuasif dan edukasi yang telah dilakukan secara intensif oleh pihak kecamatan bersama kelurahan sejak jauh hari. Pendekatan tersebut menitikberatkan pada kesadaran kolektif untuk mengembalikan fungsi ruang publik, fasilitas umum, dan fasilitas sosial demi kepentingan masyarakat luas.

BACA JUGA  Walikota Makassar Dukung Upaya Digitalisasi Pembayaran Pajak Daerah Oleh Perbankan 

Camat Mamajang, M. Rizal ZR, menegaskan bahwa seluruh pedagang yang terdata mengambil langkah secara sukarela.
“Ini murni hasil pendekatan persuasif. Tidak ada penertiban, semua dilakukan secara mandiri oleh pedagang,” ujarnya, Selasa (5/5/2026).

Sebagai solusi, sebagian besar pedagang telah direlokasi ke Pasar Sambung Jawa dan Pasar Senggol agar tetap dapat menjalankan usahanya dalam lingkungan yang lebih tertata. Pemerintah memastikan relokasi ini justru mendukung keberlangsungan ekonomi dengan menciptakan ruang usaha yang lebih aman dan berkelanjutan.

BACA JUGA  Kegiatan Penyuluhan Hukum Anti Korupsi, Andi Arwin: Upaya Pemkot Makassar Mitigasi Tindak Pidana Korupsi

Lihat Semua

1 2 3Next page

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button