
SOLUSIMEDIA.ID, JAKARTA — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus memperkuat langkah penanganan praktik penipuan (scam) di sektor jasa keuangan melalui kolaborasi lintas negara dan lintas sektor guna menciptakan sistem keuangan yang lebih aman dan terpercaya.
Hal tersebut disampaikan Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen OJK, Dicky Kartikoyono, saat membuka kegiatan Australia-Indonesia Anti-Scam Workshop di Hotel Pullman Jakarta, Kamis (7/5/2026).
Menurut Dicky, perkembangan scam saat ini berlangsung sangat cepat, berskala besar, dan memanfaatkan celah antarsistem maupun yurisdiksi antarnegara. Karena itu, kerja sama internasional dinilai menjadi kebutuhan utama dalam menghadapi ancaman penipuan digital yang semakin kompleks.
Ia menjelaskan, scam dan fraud kini telah berkembang menjadi ancaman serius terhadap kepercayaan masyarakat pada sistem keuangan.
Praktik tersebut tidak lagi bersifat insidental atau terbatas pada sektor tertentu, melainkan telah merambah lintas sektor dan lintas negara dengan memanfaatkan perkembangan teknologi digital.





