
SOLUSIMEDIA.ID, MAKASSAR – Di balik setiap obat yang dibeli masyarakat di apotek, terdapat sistem pengawasan yang bekerja untuk memastikan keamanan, mutu, dan legalitas obat yang beredar. Tugas tersebut menjadi tanggung jawab Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Makassar melalui pengawasan terhadap fasilitas kefarmasian di seluruh wilayah kota.
Sebagai salah satu garda terdepan dalam menjaga keselamatan masyarakat, Dinkes Makassar terus berupaya memastikan setiap apotek menjalankan praktik kefarmasian sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Namun, dengan jumlah apotek yang terus bertambah, pengawasan secara konvensional melalui inspeksi lapangan menghadapi berbagai tantangan, mulai dari keterbatasan waktu, tenaga, hingga biaya operasional.
Menjawab tantangan tersebut, Dinas Kesehatan Kota Makassar menghadirkan inovasi SAPA DINKES (Supervisi Apotek Patuh dan Aman) sebagai sistem pengawasan berbasis digital yang memungkinkan proses supervisi dilakukan secara lebih efektif dan efisien.
Kepala Bidang Pelayanan dan Sumber Daya Kesehatan (PSDK) Dinas Kesehatan Kota Makassar, drg. Adi Novisa Perdana, menjelaskan bahwa SAPA DINKES menjadi terobosan dalam memperkuat pengawasan fasilitas kefarmasian tanpa harus selalu mengandalkan kunjungan langsung ke lapangan.





