
SOLUSIMEDIA.ID, AUSTRALIA — Universitas Hasanuddin (Unhas) dan The University of Queensland (UQ) Australia sepakat memperluas kemitraan di bidang akademik dan penelitian. Kerja sama yang telah berjalan dalam program double degree kini diarahkan mencakup lebih banyak program studi serta kolaborasi riset strategis.
Program double degree Unhas-UQ saat ini telah diterapkan pada Program Studi Ilmu Hubungan Internasional dan Ilmu Komunikasi. Skemanya menggunakan pola 2+2, yakni mahasiswa menempuh dua tahun pertama di Unhas, kemudian melanjutkan empat semester sebagai mahasiswa penuh waktu di kampus UQ St. Lucia.
Sejumlah mahasiswa Unhas bahkan telah menyelesaikan studi dan menjalani wisuda di UQ setelah menyelesaikan skripsi di Indonesia.
Ke depan, skema double degree ditargetkan berkembang ke bidang Ekonomi Pembangunan, Manajemen, serta program studi lain yang telah memenuhi akreditasi unggul.
Komitmen tersebut dibahas dalam pertemuan di sela IndOz Conference di Brisbane, 1 September 2026. Dekan Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Unhas Ansariadi, PhD, bersama Direktur Komunikasi Unhas Dr. Sawedi Muhammad, bertemu Deputy Head of School of Public Health UQ Associate Professor Paul Gardiner dan Pro Vice-Chancellor (Global Partnerships) UQ Professor Brett Lovegrove.





