
SOLUSIMEDIA.ID,MAKASSAR — Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Makassar Andi Zulkifly Nanda meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) meningkatkan pemahaman terhadap regulasi terbaru pengadaan barang dan jasa (PBJ).
Menurutnya, pemahaman yang baik terhadap aturan menjadi salah satu kunci agar proses pengadaan berlangsung tepat prosedur, akuntabel, sekaligus mampu mendorong percepatan realisasi belanja daerah.
Hal tersebut disampaikan Andi Zulkifly saat membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Sistem Pengadaan Secara Elektronik Tahun Anggaran 2026 di Hotel Gammara Makassar, Rabu (30/9/2026).
Bimtek tersebut mengangkat tema “Implementasi dan Tata Kelola Katalog Elektronik Pemerintah berdasarkan Regulasi dari Mekanisme Pengelolaan Katalog Elektronik Terbaru yang Efektif, Akuntabel, dan Berbasis Risiko.”
Kegiatan menghadirkan Pengelola Pengadaan Barang/Jasa Ahli Pertama Biro Humas dan Umum KPU RI, Abito Yuwono, serta diikuti pejabat perencana dan pengelola keuangan SKPD lingkup Pemerintah Kota Makassar.
Dalam sambutannya, Andi Zulkifly menyoroti pola realisasi belanja daerah yang dinilai belum optimal pada awal hingga pertengahan tahun anggaran. Menurutnya, kondisi tersebut perlu menjadi perhatian karena berpengaruh terhadap percepatan pelaksanaan program pembangunan.





