
SOLUSIMEDIA.ID, MAKASSAR — Pemerintah Kota Makassar terus mendorong pemerataan dan peningkatan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat melalui penguatan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Upaya tersebut dibahas dalam rapat Forum Kemitraan dengan Pemangku Kepentingan Program JKN BPJS Kesehatan yang dipimpin Sekretaris Daerah Kota Makassar, Andi Zulkifly Nanda, di Ruang Rapat Sekda, Balai Kota Makassar, Rabu (14/10/2026).
Rapat tersebut menjadi forum evaluasi pelaksanaan program JKN sekaligus membahas sejumlah kebutuhan pembenahan fasilitas kesehatan, pemenuhan tenaga medis, dan peningkatan mutu pelayanan bagi peserta. Pemerintah Kota Makassar bersama BPJS Kesehatan berupaya memastikan akses layanan kesehatan dapat menjangkau masyarakat secara lebih merata.
Andi Zulkifly mengatakan, cakupan kepesertaan JKN di Kota Makassar telah mencapai 98,89 persen, termasuk peserta aktif dan nonaktif. Meski demikian, capaian tersebut perlu diimbangi dengan peningkatan kualitas layanan, terutama pada fasilitas kesehatan yang menghadapi keterbatasan tenaga medis dan akses pelayanan.
Salah satu perhatian utama pemerintah ialah kondisi puskesmas di wilayah kepulauan, seperti Puskesmas Barrang Lompo dan Puskesmas Kodingareng. Kedua fasilitas tersebut membutuhkan perhatian dalam pemenuhan kebutuhan pelayanan, termasuk dukungan sarana dan prasarana serta penguatan anggaran sesuai kebutuhan wilayah.





