
Tingkat intermediasi perbankan syariah juga berada pada level cukup tinggi 118,47 persen dengan tingkat NPF pada level aman 2,55 persen.
Sementara itu realisasi kredit kepada UMKM di Sulsel tumbuh sebesar 10,10 persen (yoy) menjadi Rp 60,42 triliun dengan share sebesar 38,95 persen dari total kredit yang disalurkan Bank Umum di Sulawesi Selatan.
Pertumbuhan tertinggi terdapat pada kredit usaha mikro 30,01 persen yoy menjadi Rp33,26 triliun. Secara total, kredit UMKM telah disalurkan kepada 926.391 debitur dengan tingkat NPL terkendali pada level 4,91 persen.
Kantor OJK Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat terus meningkatkan upaya edukasi dan perlindungan konsumen. Sejak Januari sampai dengan Maret 2024, telah melaksanakan 27 kegiatan edukasi kepada masyarakat dengan jumlah peserta mencapai 3.619 orang.
Data layanan konsumen sejak Januari sampai Maret 2024 terdapat 124 layanan konsumen yang terdiri dari 38 layanan pengaduan, 51 pemberian informasi, dan 35 penerimaan informasi.
Dari total layanan konsumen tersebut sebanyak 74 layanan terkait perbankan, 36 layanan terkait perusahaan pembiayaan, 6 layanan terkait non-LJK, 4 layanan terkait asuransi, 3 layanan terkait fintech, dan 1 layanan terkait pasar modal.





