
Di sisi lain , penghimpunan dana di Pasar Modal Indonesia terus meningkat. Hingga 2 Agustus 2024, terdapat sebanyak 228 emiten baru dengan total nilai emisi Rp4,4 triliun. Sedangkan untuk perkembangan securities crowdfunding terdapat sebanyak 17 penyelenggara yang telah mendapat izin OJK.
Pertumbuhan investor pasar modal 2024, mencatat jumlah investor di Provinsi Sulsel sebanyak 367.613. Dengan data ini Sulsel berada di posisi ketujuh terbanyak secara nasional.
“Informasi dan data terbaru juga didapatkan dari narasumber. Sehingga informasi seputar industri keuangan dapat tersampaikan dengan lebih efektif dan dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat di Sulawesi Selatan,” ujar Jeffrey Hendrik , Direktur Pengembangan Bursa Efek Indonesia.
Sebelumnya OJK bersama BPS merilis hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) tahun 2024 yang diumumkan jumat, (2/8/2024 ) menunjukkan indeks literasi keuangan penduduk Indonesia sebesar 65,43 persen, sementara indeks inklusi keuangan sebesar 75,02 persen.
Angka ini menunjukkan peningkatan cukup signifikan dari survei sebelumnya di tahun 2016 dimana terdapat peningkatan pemahaman keuangan (awareness) masyarakat sebesar 8,33% serta peningkatan akses terhadap produk dan layanan jasa keuangan sebesar 8,39%. **(Ima)





