
Selain itu lanjutnya, pembangunan TPS3R juga harus di ikuti dengan penyiapan SDM untuk melakukan pemilihan sampah-sampah tersebut.
“Jadi desa harus siapkan petugas untuk melakukan pemilahan sampah-sampah,” katanya.
Untuk itu, pihaknya akan terus mendorong agar seluruh desa di PPU ini bisa dibangun TPS3R sehingga pengolahan sampah di TPA Buluminung akan semakin mudah.
Mengenai rencana pembangunan SPA di Waru, Safwana mengatakan sampai sekarang rencana itu belum bisa diwujudkan meskipun tahun 2021 lalu sudah disiapkan anggaran pembebasan lahan.
Namun kendalanya yakni karena masyarakat sekitar rencana lokasi SPA tersebut tidak setuju dengan pertimbangan masyarakat akan terganggu bau dari sampah.(*)





