
“Semoga kita dapat menjalankan tugas kita dengan sebaik-baiknya, dilancarkan semuanya untuk mendampingi anak-anak kita di wilayah kerja masing-masing,” ungkap Ninuk.
Ninuk juga menyoroti pentingnya peran Bunda FAD dalam melindungi anak-anak dari berbagai bentuk kekerasan, baik kekerasan fisik maupun non-fisik. Ia menyampaikan keprihatinan atas tingginya tingkat kerentanan anak-anak terhadap kekerasan, yang menjadi tantangan besar bagi para Bunda FAD.
“Ada beberapa hal yang perlu kita perhatikan di sini, banyak anak yang rentan kekerasan, baik itu kekerasan fisik maupun kekerasan non-fisik,” tambah Ninuk.
Selain itu, Ninuk juga menekankan pentingnya membangun ekosistem yang mendukung keberanian anak-anak untuk berbicara dan tidak takut terhadap orang dewasa. Menurutnya, sejak dini anak-anak harus diajarkan untuk berani menyuarakan pendapat dan hanya takut kepada Tuhan.
“Anak-anak harus diajari untuk tidak boleh takut kepada orang dewasa, karena takut itu hanya kepada Allah SWT,” jelasnya.
Ninuk menegaskan bahwa dengan peran aktif Bunda FAD dalam mendampingi anak-anak, mereka akan mendapatkan haknya untuk tumbuh dan berkembang secara optimal, bebas dari ketakutan dan ancaman, serta menjadi generasi penerus bangsa yang tangguh.





