
Lebih lanjut, Zairin menambahkan bahwa selama tiga hari sosialisasi, banyak orangtua yang tertarik untuk mengikutsertakan anak-anak mereka dalam pembinaan olahraga prestasi di DOD Kaltim. Penampilan atlet DOD Kaltim berhasil menarik minat orangtua dan guru, dengan banyak dari mereka yang menyatakan keinginan untuk memasukkan anak-anak mereka ke dalam program pembinaan.
DBON Kaltim telah mulai membina atlet usia dini sejak 2022, mulai dari usia 4 tahun hingga 15 tahun, dan kini sudah memiliki 120 atlet yang merupakan bagian dari atlet negara.
“Pembinaan ini bertujuan untuk mencetak atlet berprestasi yang bisa membawa Kaltim ke tingkat nasional,” tambah Zairin.
Dengan antusiasme yang terus berkembang, diharapkan lebih banyak lagi anak-anak di Kaltim yang bisa bergabung dan berkembang dalam dunia olahraga, melalui program pembinaan yang terstruktur dan serius yang ditawarkan oleh DOD Kaltim.(*)





