
“Para pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) di Desa Nepo telah melakukan modernisasi produk terhadap madu hutan yang telah dikemas dan disertai brand bernama “Madu Bumi”, khas Desa Nepo.
Pemberdayaan UMKM sudah bertumbuh secara alami. Para pelaku UMKM di Desa Nepo telah memproduksi kue tradisional dan kuliner khas Desa sebagai bagian dari kearifan lokal” jelas Syarifuddin.

Argo Prabowo, Pimpinan Wilayah PT Bank Rakyat Indonesia (BRI), menyatakan kebanggaannya atas terpilihnya Desa Nepo sebagai lokasi program EKI.
Ia menambahkan bahwa BRI terus mendukung inisiatif pemberdayaan desa melalui program Desa Brilian, yang fokus pada pengembangan BUMDes, digitalisasi, keberlanjutan, dan inovasi.
“BRI terus menginisasi keberlanjutan porgram Desa Brilian yang merupakan program pemberdayaan desa dan berfokus pada empat aspek yaitu BUM Desa, Digitalisasi, Sustainability, dan Innovation yang berujung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat desa” Ujar Argo Prabowo.
Peluncuran program ini juga dimeriahkan dengan berbagai kegiatan seni dan hiburan, serta pemberdayaan pelaku UMKM setempat, yang semakin mempererat hubungan antar masyarakat Desa Nepo.





