Dua Periode Kota Makassar Di Tangan Danny Pomanto, Berhasil Raih 420 Penghargaan

Danny menjelaskan, Lorong Wisata sebuah multi inovasi yang melibatkan masyarakat secara keseluruhan.
Dimana masyarakat diberdayakan dengan adanya kemandirian berwirausaha di lorong-lorong.
“Transformasi lorong di Makassar menjadi lorong wisata. Di samping sebagai kota pariwisata, di situ juga terletak sisi kreatifitas masyarakat. Sampai saat ini sudah ada 2.077 longwis dari sebelumnya 1.000-an longwis,” ungkap Danny.
Inovasi selanjutnya Sombere and Smart City. Dimana Danny berhasil menggabungkan teknologi dengan budaya lokal khas Makassar.
Program ini mengedepankan keterbukaan informasi, layanan publik berbasis digital, dan penguatan budaya ramah (sombere).
Dengan pendekatan ini, Makassar membangun ekosistem kota cerdas yang inklusif dan manusiawi.
“Sampai saya di panggil menjadi narasumber di luar negeri oleh negara-negara sahabat untuk menjelaskan konsep tersebut,” ujarnya.
Untuk Makassar Low Carbon City sendiri, program ini mencakup penggunaan energi terbarukan seperti panel surya, kendaraan listrik, dan pengelolaan sampah berbasis elektrik.
Program ini diganjar penghargaan Pemimpin Daerah Award 2024 atas komitmennya dalam mendukung pembangunan berkelanjutan.





