
OJK telah melakukan koordinasi dengan Kementerian dan lembaga terkait serta pihak industri perbankan untuk memastikan bahwa pembentukan BPI Danantara tidak hanya berjalan lancar tetapi juga sesuai dengan regulasi yang berlaku.
OJK juga akan memantau pelaksanaan pengelolaan Bank BUMN agar sesuai dengan tujuan dan mandat yang ditetapkan oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto.
Di sisi lain, Bank BUMN terus menunjukkan kinerja yang solid, dengan pertumbuhan Dana Pihak Ketiga, laba bersih, dan kredit yang meningkat pada akhir 2024.
Kualitas aset yang terjaga, permodalan yang kuat, dan likuiditas yang memadai menjadi indikasi bahwa keberlanjutan kinerja keuangan Bank BUMN dapat dipertahankan di masa depan.
Pada 2025, Bank BUMN akan berfokus pada mempertahankan fundamental yang sehat dan menciptakan kinerja berkelanjutan melalui strategi yang terarah, inovasi digital, serta pengelolaan risiko yang hati-hati. Dengan langkah ini, Bank BUMN diharapkan dapat menjaga pertumbuhan yang stabil meskipun menghadapi dinamika perekonomian global dan domestik, serta memperkuat perannya sebagai pilar utama perekonomian nasional.





