
Dr Mahyuddin mengatakan, dirinya mengangkat tentang bagaimana Collective Action Dalam Pengembangan Urban Farming untuk mewujudkan kemandirian pangan di Kota Makassar.
“Dimana teori ini merupakan teori jaringan kebijakan, bagaimana seluruh aktor harus terlibat sehingga urban farming di Kota Makassar bisa berjalan,” katanya saat ditemui di lokasi.
Dr. Mahyuddin juga menambahkan dalam lingkup Pemkot pada disertasi ini, Pastinya untuk pengembangan urban farming di dengan menggunakan teori Collective Action harus ada penambahan dalam ini public wearnes atau kesadaran publik dan community wearnes atau kesadaran komunitas.
Lanjut, dengan adanya dua elemen itu dalam empat elemen yang di kemukakan dalam teori ini tentunya dalam pengembangan urban farming adanya kesadaran publik dan kesadaran komunitas ini bisa berjalan, berkelanjutan salah satunya mewujudkan kemandirian pangan di Kota Makassar.
Dr. Mahyuddin menegaskan keterbatasan lahan, di wilayah perkotaan mengenai memang terbatas, maka dari itu dinas terkait menggunakan beberapa solusi seperti menggunakan rak fertikultur, hidroponik untuk bagaimana urban farming ada di kota Makassar.





