
“Ke dua, masjid ini harus kita pakai sebagaimana benar-benar masjid. Bukan cuma untuk melaksanakan kegiatan ibadah tapi juga di masjid ini kita akan gunakan sebagai tempat berdiskusi di sela-sela kita telah melaksanakan salat-salat fardhu kita,” katanya.
“Dan saya berharap masjid ini bukan dijadikan tempat untuk sembunyi, atau pelarian, atau tempat untuk berleha-leha pada saat semua orang bekerja,” imbuh Munafri.
Lebih jauh, dia juga menekankan pentingnya menjaga kebersihan masjid. Dia meminta kepada seluruh jemaah agar tidak meninggalkan sisa kotoran, terutama di area tempat wudu dan toilet.
Kebersihan masjid, menurut Munafri, menjadi salah satu hal utama yang harus diperhatikan. Dia tidak ingin kenyamanan beribadah terganggu akibat debu atau bau tidak sedap di dalam masjid.
“Ke tiga, saya akan sangat memperhatikan kebersihan masjid. Jadi tolong masjid ini betul-betul dijaga kebersihannya, terutama tempat wudhu dan toiletnya. Jangan sekali-kali tinggalkan bekas apapun. Marbot yang bertugas, perhatikan kebersihan toilet dan tempat wudu,” tegasnya.
Dia juga menegaskan bahwa masjid harus memberikan kenyamanan bagi jemaah, termasuk dalam aspek kebersihan karpet dan udara di dalamnya.





