
Bulan Ramadan, menurut Munafri, menjadi momentum bagi masyarakat untuk memperbanyak interaksi sosial dan meningkatkan kualitas ibadah.
Tradisi masyarakat Makassar yang aktif dalam berbagai kegiatan Ramadan diharapkan dapat dimanfaatkan untuk memperkuat nilai-nilai keagamaan.
Dia mengajak warga untuk mengisi hari-hari Ramadan dengan aktivitas yang bermanfaat, terutama dalam memperbaiki hubungan sosial antarwarga.
“Ini sangat penting karena di kegiatan ramadan inilah kita bisa berinteraksi lebih banyak dibanding hari biasa. Apalagi di Makassar ini sudah terkenal lebih dulu bahwa banyak kegiatan yang dilakukan masyarakat di bulan ramadan,” katanya.
Lebih jauh, Munafri mengajak masyarakat di Kecamatan Wajo untuk menjadikan Ramadan sebagai sarana memperkuat kebersamaan.
Dia mengimbau warga agar tidak menyia-nyiakan waktu dengan kegiatan yang tidak bermanfaat. Ramadan disebutnya sebagai waktu yang tepat untuk memperbaiki diri dan menjaga keharmonisan di lingkungan sekitar.

Dalam suasana bulan suci ini, Munafri juga mengingatkan pentingnya menjaga perdamaian dan kondusivitas antarwarga.
Dia berharap Ramadan menjadi momen untuk saling memaafkan dan memperkuat rasa persaudaraan. Warga diajak untuk menjaga lingkungan dan keluarga, sehingga Makassar tetap aman dan damai menjelang perayaan Idulfitri.





