
Ketua Umum DPP KKSS, Muchlis Patahna dalam sambutannya menyebutkan bahwa acara ini menjadi momentum mempererat tali persaudaraan dan membuka peluang investasi di Sulawesi Selatan.
Ia menilai, semakin banyak tokoh yang siap memimpin KKSS menjadi pertanda keberhasilan organisasi ini dalam merangkul warga perantauan.
“Kita undang saudagar-saudagar Bugis Makassar dari berbagai daerah, salah satunya untuk mengajak mereka berinvestasi di kampung halaman. Harmoni KKSS adalah harmoni Indonesia,” ujarnya.
Sementara itu, Prof. Nasaruddin Umar menyoroti nilai-nilai luhur dalam budaya Bugis-Makassar yang sangat relevan dengan prinsip-prinsip Islam, seperti kerja keras, kejujuran, dan saling menolong.
Ia juga mengajak KKSS untuk aktif menjaga warisan budaya serta memperkuat asosiasi formal di daerah perantauan.
“Kita harus memperkuat Bugis-Makassar, itu berarti kita juga memperkuat budaya Islam,” ucapnya, sebelum mengakhiri sambutan dengan doa bersama.
(*)





