
Menurutnya, apa yang diinginkan oleh pemberi kerja tidak sesuai dengan sumber daya yang ada. Hal inilah, kata Appi yang mendasari munculnya ide Creative Hub.
Tujuannya untuk bisa mengupgrade kemampuan anak muda Makassar agar bisa lebih mudah diterima di dunia kerja.
Makassar Creative Hub, lanjut Appi, juga sebagai sebuah identitas yang akan memberikan harapan baru kepada anak-anak muda Kota Makassar, baik di dalam maupun di luar negeri.
Ia menyampaikan Filipina memiliki tenaga kerja terampil. Reputasinya sebagai negara yang banyak menghasilkan tenaga kerja berketerampilan tinggi diakui untuk pasar internasional.

“Makassar Creative Hub menurut saya ini jauh lebih bagus. Tetapi, kalau di Filipina lebih dari 10 juta orang penduduk Filipina itu kerja di luar negeri, dan kita bisa bayangkan berapa banyak hasil yang mereka datangkan kembali ke negaranya. Nah ini yang kita coba,” terang Appi.
Ia mencontohkan perusahan Technical Education and Skills Development Authority (TESDA), lembaga pemerintah Filipina yang bertanggung jawab meningkatkan keterampilan tenaga kerja melalui program pelatihan vokasional dan teknis.





