
Untuk melengkapi kerja TPAKD Maros di tahun 2025, BPS juga menyampaikan paparan terkait data indikator makro Kabupaten Maros, diantaranya Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku mencapai Rp28,62 triliun, atau harga konstan sebesar Rp14,75 triliun.
Pertumbuhan ini didorong oleh sektor-sektor utama seperti transportasi dan pergudangan (40,92%), pertanian, kehutanan, dan perikanan (14,79%), serta industri pengolahan (14,79%). Ini menunjukkan bahwa fondasi ekonomi Maros cukup beragam dan tangguh.
Melalui Rakor TPAKD Kabupaten Maros, perluasan akses keuangan diharapkan dapat melahirkan program-program inovatif yang menjawab kebutuhan masyarakat dan mempercepat pertumbuhan ekonomi yang sehat dan berkelanjutan di Kabupaten Maros.
(*)





