
SOLUSIMEDIA.ID, MAKASSAR — Dalam pemaparannya di forum Sulsel Talk, Rabu (4/5/2025), Kepala OJK Sulselbar, Moch. Muchlasin, mengungkapkan bahwa perekonomian Provinsi Sulawesi Selatan menunjukkan performa yang solid pada awal tahun 2025.
Data terkini menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi daerah ini mencapai 5,78% secara tahunan (yoy) pada triwulan pertama, melampaui angka rata-rata nasional yang berada di angka 4,87%.
Kinerja positif ini tidak lepas dari peran sektor jasa keuangan yang tetap stabil dan mendukung aktivitas perekonomian, terutama di sektor-sektor unggulan seperti pertanian, kehutanan, dan perikanan.
Sektor-sektor ini tercatat masih menjadi tulang punggung PDRB Sulsel, diikuti oleh industri pengolahan dan perdagangan besar serta eceran.
Selain itu, sektor perbankan juga memperlihatkan pertumbuhan yang cukup positif. Total aset perbankan Sulsel mencapai Rp204,99 triliun dengan pertumbuhan sebesar 5,91% yoy.
Dana Pihak Ketiga (DPK) meningkat 6,55% menjadi Rp137,34 triliun, mencerminkan kepercayaan publik yang terus terjaga.
Sementara itu, total penyaluran kredit perbankan mencapai Rp165,79 triliun meskipun mengalami perlambatan, namun tetap didukung oleh kualitas kredit yang sehat dengan NPL sebesar 2,87%.
Fungsi intermediasi lembaga keuangan juga masih berjalan optimal, terlihat dari tingginya Loan to Deposit Ratio (LDR) yang mencapai 122,93%.
Ini menunjukkan bahwa sektor jasa keuangan terus memainkan peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah.
(*)





