Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kota Makassar menginisiasi program SAPA MULIA - Sahabat Perempuan dan Anak bertujuan memperkuat sinergi pemerintah dengan masyarakat dalam membangun ekosistem yang aman dan inklusif bagi perempuan dan anak. Hal ini juga sejalan dengan visi dan misi kota Makassar dalam meningkatkan kualitas layanan terhadap perempuan. Program SAPA MULIA melakukan penjangkauan langsung ke wilayah-wilayah yang masuk di dalam kategori rawan terhadap isu-isu kekerasan dan isu terkait dengan perempuan dan anak. Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Pelindungan Anak- DP3A Kota Makassar, Achi Soleman kepada Solusimedia.id dalam program Solusi Talks secara khusus mengungkapkan sejauh ini data kasus kekerasan pada perempuan dan anak mengalami pasang surut . “ Jadi, akhir tahun 2024 kemarin ada beberapa kasus yang memang menjadi perhatian khusus bagi kami yang mana kalau kita lihat jenis kategori kasusnya maka kasus kekerasan terhadap anak memang masih ada, demikian pula kekerasan terhadap perempuan pun masih ada, sehingga kami coba melihat apa sebeanrnya yang terjadi pada kasus kasu tersebut , kata Achi “ Menurut Achi melalui program SAPA MULIA sejumlah kasus pada anak di identifikasi d sebabkan permasalahan keluarga, salah satunya pada status pernikahan anak . “ Penjangkauan Program SAPA MULIA kami upayakan dengan mengintesifkan sosialisasi kepada masyarakat, sebab angka perkawinan anak masih ada dibeberapa wilayah, yang dampaknya pada pendidikan dimana anak harus putus sekolah karena perkawinan dini berpengaruh sama ekonominya, ungkap Achi “ Dari data pernikahan anak di kota Makassar masih di kisaran 60an dari data pernikahan yang di keluarkan KUA. Melalui program SAPA MULIA ini DP3A Kota Makassar juga menurunkan tim PUSPAGA (Pusat Pembelajaran Keluarga) yang terdiri dari konselor dan psikolog. Hal ini membuka ruang konsultas langsung untuk mendekatkan layanan kepada masyarakat. Sementara itu melihat fenomena tren kasus kekerasan perempuan dan anak tahun 2025 ini yang secara nasional terjadi peningkatan , Kepala DP3A Kota Makassar -Achi Soleman mengimbau setiap keluarga berupaya melakukan penguatan komunikasi di lingkup keluarga . Hal ini menjadi sebagai fondasi utama perlindungan anak dan pemberdayaan perempuan. (*)