
“PKK sebagai mitra pemerintah terus mendorong ekonomi keluarga, khususnya lewat UMKM yang digerakkan para ibu. Perempuan yang mandiri secara ekonomi akan membawa dampak positif bagi keluarga dan masyarakat,” katanya.
Nurdiana juga menekankan pentingnya kerja sama antara TP PKK, pelaku UMKM, dan semua pihak terkait. Tujuannya agar UMKM bisa berkembang lebih baik, jadi lebih mandiri, dan punya daya saing.
“Kegiatan ini jadi ruang buat saling berbagi pengetahuan, nambah semangat, dan menggali potensi lokal yang bisa dikembangkan jadi produk usaha yang punya nilai jual tinggi,” tambahnya.
Dalam kegiatan ini, hadir pula dua narasumber inspiratif yaitu Kurnia Mariatul Qiftih, Owner Chocho CAWA dan Nuraeni, pelaku UMKM dari Kelompok Wanita Nelayan Azzahrah.
Keduanya berbagi pengalaman dan motivasi kepada peserta melalui sesi diskusi dan sharing terkait tantangan serta strategi dalam menjalankan usaha.
Peserta mendapatkan pembinaan langsung, motivasi usaha, serta diskusi interaktif tentang identifikasi permasalahan dalam usaha yang dijalani.
Dalam acara ini, pelaku UMKM dari berbagai kecamatan juga berkesempatan memamerkan produk usahanya, para peserta turut membeli sebagai bentuk dukungan. (*)





