
Ia juga menyampaikan bahwa aspirasi masyarakat soal parkir dan lalu lintas telah disampaikan sebelumnya, sehingga penting menghadirkan semua pihak dalam forum ini. “Saya menginisiasi pertemuan ini untuk mendengar kondisi lapangan dan mencari langkah penanganan bersama,” ujarnya.
Dalam rapat, Pemkot dan jajaran Kamsel Polda Sulsel menyepakati pentingnya sinergi antarinstansi. “Tidak boleh ada satu bagian saja yang merasa bertanggung jawab. Ini adalah tanggung jawab kita semua,” ujar Munafri.
Ia menekankan bahwa rapat ini bukan untuk saling menyalahkan, melainkan merumuskan solusi bersama. “Hari ini bukan untuk mencari siapa yang benar, siapa yang salah. Tapi bagaimana kita semua berdiskusi dan bekerja sama agar persoalan ini cepat terselesaikan,” tutupnya.
Plt Direktur Utama PD Parkir Makassar Raya, Adi Rasyid Ali, juga menegaskan pentingnya kolaborasi semua pihak dalam menertibkan parkir liar yang memicu kemacetan. PD Parkir telah membentuk Satgas Penertiban Parkir bersama Dinas Perhubungan, Kepolisian, dan TNI.
Namun, Adi mengakui, penertiban sering terkendala karena informasi bocor lebih dulu. “Kadang saat kami mau tertibkan, informasinya sudah bocor, kendaraan sudah hilang. Tapi kita tetap jalan,” katanya.





