
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyampaikan pesan mendalam tentang pentingnya menjaga nilai toleransi.
“Saya diberikan pakaian adat Toraja. Ini menjadi simbol bagaimana masyarakat di sini menjaga toleransi,” ujar Munafri.
Ia menegaskan, Kecamatan Biringkanaya merupakan wilayah yang masyarakatnya hidup rukun dalam keberagaman.
“Di Biringkanaya ini, masyarakat sangat toleran. Tanpa melihat perbedaan agama, mereka hidup dengan baik dan rukun. Insyaallah, ini harus kita jaga dan pertahankan,” lanjutnya.
Pada kesempatan ini, Appu menegaskan pentingnya peran Kecamatan Biringkanaya sebagai kawasan strategis yang terus berkembang pesat.
Ia menyebut kawasan Summarecon di Biringkanaya sangat representatif untuk pelaksanaan kegiatan masyarakat.
“Tempat ini adalah wilayah dari pusat pengembangan kawasan baru yang ada di Kota Makassar. Sangat representatif untuk kegiatan outdoor dan memberikan ruang interaksi bagi warga Biringkanaya,” ujarnya di hadapan ribuan warga yang memadati arena pesta rakyat.
Menurutnya, lebih dari 2.000 warga hadir dalam gelaran tersebut, menjadi bukti nyata bahwa Biringkanaya adalah kecamatan dengan tingkat kepadatan penduduk tertinggi di Kota Makassar.





