
“Ini tentang masa depan anak-anak kita. Pemenuhan gizi yang baik akan melahirkan generasi yang sehat dan cerdas,” tegasnya.
Sedangkan, Pengelola MBG Sangkarrang, Haja Darliyah, menjelaskan bahwa dapur MBG ini memanfaatkan rumah milik H. Sahabuddin, warga setempat, yang disiapkan secara khusus menjadi pusat distribusi makanan nantinya.
“Kami menyiapkan rumah dan lahan untuk mendukung distribusi mendukung program MBG. Rumah dua lantai ini luas dan lengkap dengan instrumen pendukung,” jelas Hajar.
Ia merinci, area dapur dibagi ke beberapa bagian, ruang pencucian peralatan, pencucian bahan makanan, dapur utama, gudang basah, gudang kering, area pemorsian dan pengemasan (packing).
Serta kantor administrasi, tersedia pula ruang istirahat untuk pengawas agar proses kerja tetap nyaman dan higienis.
“Insya Allah, rencananya sudah difungsikan pada 5 Oktober. Untuk perlengkapan dapur sudah tersedia dan tinggal diangkut ke lokasi saat hari H,” tambah Hajar.
(*)





