
Investasi tahap pertama mencakup enam ruas jalan sepanjang 15 km dengan estimasi biaya Rp33,4 miliar atau Rp2,1 miliar per km.
“Angka ini masih estimasi. Bisa naik atau turun tergantung metode galian dan material yang digunakan,” jelasnya.
Proyek ini diharapkan menjadi tulang punggung transformasi Makassar menuju kota cerdas dengan tata ruang kota yang lebih rapi, estetis, dan aman.
“Dengan infrastruktur ini, Makassar tidak hanya menata kabel udara, tetapi juga menyiapkan jalur transportasi data yang andal untuk kebutuhan digital masa depan,” tutup Ricky.
(*)





