
“Di tahun 2026, Pemerintah Kota melalui Dinas Kebudayaan telah menyiapkan sejumlah program yang bisa disinergikan dengan PMTS. Saya sangat setuju bahwa perlu ada langkah nyata bersama untuk menjaganya,” ujar Aliyah Mustika Ilham.
Sekretaris Dinas Kebudayaan Kota Makassar, Syahruddin, menambahkan bahwa pihaknya telah menyiapkan tim ahli kebudayaan dan cagar budaya.
Menurutnya, pelibatan mahasiswa sangat dibutuhkan agar program bisa menjangkau lebih luas.
“Banyak item program kebudayaan yang bisa dikolaborasikan. Kami butuh stakeholder, termasuk mahasiswa, untuk bersama menjaga kelestarian dari Makassar hingga Selayar,” jelasnya.
Melalui audiensi ini, diharapkan sinergi antara PMTS, Pemkot Makassar, dan seluruh pemangku kepentingan dapat memperkuat pelestarian budaya serta menumbuhkan rasa bangga generasi muda terhadap identitas lokal.
(*)





