
Dengan gaya khas yang ringan namun tegas, ia menyampaikan keprihatinannya sembari menyampaikan komitmen untuk segera menindaklanjuti.
“Sampai di sini, saya sudah telepon Kepala Dinas PU untuk datang dan melihat langsung,” jelasnya.
“Saya pikir jalanan di Makassar sudah mulus semua, karena ibu-ibunya rata-rata sudah mulus pakai skincare, tapi ternyata jalanannya belum mulus,” tambahnya, disambut tepuk tangan hadirin.
Wali Kota menegaskan bahwa persoalan jalan bukan hal sepele, melainkan hak dasar masyarakat yang harus dipenuhi pemerintah. Ia memastikan bahwa pada tahun 2026, Pemkot Makassar akan menuntaskan perbaikan ruas jalan di wilayah tersebut.
Persoalan jalan ini tidak bisa dianggap biasa. Ini hak masyarakat. Mereka sudah menjalankan kewajibannya membayar pajak, maka negara wajib menghadirkan fasilitas yang layak.
“Tahun ini mungkin belum bisa selesai, tapi Insyaallah tahun depan kami akan bereskan,” tegasnya.
Munafri juga mengaitkan pentingnya infrastruktur dengan semangat religius warga. Ia mengatakan, infrastruktur yang baik akan mendukung aktivitas masyarakat, termasuk ke masjid.
“Karena kalau jalan mulus saja belum tentu orang rajin ke masjid, apalagi kalau jelek. Jadi kita perbaiki, biar orang makin semangat datang beribadah,” ucapnya berkelakar.





