
“Saya berharap setelah apel ini, bukan sekadar berdiri atau membuat acara ramai, tetapi kita semua kembali ke wilayah masing-masing dengan kesadaran penuh. Jika ada tanda-tanda atau anomali, segera laporkan kepada pihak berwajib,” pesannya.
Ia juga mengimbau camat, lurah, ketua RT/RW, dan tokoh masyarakat untuk terus memperkuat komunikasi sosial dan kebersamaan warga.
Dukungan TNI-Polri, Satpol PP, Linmas, dan tokoh masyarakat sangat dibutuhkan agar responsif memantau situasi.
“Konflik yang terjadi hampir setiap jam bukan hanya melukai warga tak bersalah, termasuk anak-anak, tetapi juga menimbulkan kesedihan mendalam,” tutur Munafri.
Lebih lanjut, Wali Kota baru menjabat 9 bulan itu menegaskan bahwa menciptakan Makassar yang aman dan damai membutuhkan tanggung jawab bersama. Ia mengajak seluruh pihak, dari aparat hingga masyarakat, untuk berkolaborasi menjaga stabilitas wilayah.
“Kita semua punya tanggung jawab bersama. Jagalah keamanan di lingkungan masing-masing, berkolaborasilah dengan aparat untuk melawan radikalisme dan perkelahian antar-kelompok,” ujarnya.
Ia juga berpesan agar orang tua lebih aktif memperhatikan aktivitas anak-anaknya, baik di rumah maupun di luar rumah, demi mencegah keterlibatan generasi muda dalam tindakan yang merugikan.





