
“Al-Qur’an adalah sumber ilmu dan cahaya yang menerangi setiap langkah kita. Membaca, memahami, dan menghafalkannya adalah amalan yang mulia, dan kami ingin para santri dan anak-anak panti terus istiqamah dalam perjuangan ini,” ujar Munafri.
Ia menambahkan, kegiatan Yaumul Himmah ini bukan sekadar seremoni keagamaan, tetapi sebuah gerakan moral untuk memperkuat nilai spiritual di tengah masyarakat.
“Kami berharap dari acara ini lahir generasi yang tidak hanya hafal Al-Qur’an, tapi juga berakhlak mulia, siap menjadi pemimpin masa depan bagi bangsa dan agama,” tambahnya.
Melalui kegiatan ini, Munafri menegaskan perhatian terhadap pendidikan agama dan pembinaan akhlak menjadi bagian tak terpisahkan dari pembangunan sumber daya manusia yang berkelanjutan.
“Kami ingin anak-anak Makassar tumbuh menjadi generasi cerdas, beriman, dan berakhlak. Itulah makna sejati dari peringatan HUT Kota Makassar tahun ini: Merajut Harmoni, Membangun Kebersamaan,” tutup Munafri.
Kabag Kesra Setda Kota Makassar, Mohammad Syarif, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan hasil sinergi antara Pemkot Makassar dan Dinas Sosial, serta tindak lanjut dari program perbaikan bacaan Al-Qur’an yang telah berjalan sejak awal 2025.





