MakassarNews

Komisi D DPRD Makassar Desak Pemerataan Pendidikan dan Usulkan 15 Sekolah Penyangga Baru

Sebagai bagian dari fungsi pengawasan, Komisi D terus melakukan monitoring dan evaluasi (Monev) terhadap program-program pendidikan, terutama yang menyangkut sarana prasarana sekolah.

Meinsani menyebut bahwa ketersediaan sanitasi (WC), perpustakaan, ruang guru, serta pendistribusian seragam sekolah gratis menjadi bagian penting yang terus dievaluasi agar layanan pendidikan berlangsung optimal.

Ia menegaskan bahwa sinergi antara legislatif dan eksekutif dalam perencanaan dan pelaksanaan anggaran terus terjaga.

“Fungsi DPRD itu penganggaran, legislasi undang-undang, (dan) pengawasan. Saya kira Kota Makassar ini bagus sekali, tidak ada yang kembali ke darah (efisiensi) setelah dibahas anggaran,” tutupnya.

BACA JUGA  Komisi A DPRD Kota Makassar Dorong Pembangunan Lontara Plus yang Terukur, Inklusif, dan Berbasis Blueprint Komprehensif

Komisi D berharap seluruh rekomendasi strategis tersebut dapat segera ditindaklanjuti oleh Pemkot Makassar agar kualitas pendidikan semakin merata di seluruh wilayah kota.

Saksikan selengkapnya, klik link dibawah ini.

https://youtu.be/ds3BO5suLyY?si=8Wl8rrjpP_jCit85

(*)

Lihat Semua

Previous page 1 2 3

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button