
Anggota DPRD Kota Makassar, Ray Suryadi Arsyad, menjelaskan secara gamblang persoalan yang selama ini membelit Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Paotere.
Hal itu ia sampaikan usai pertemuan Fraksi Demokrat bersama Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, di Balai Kota Makassar.
Ray menegaskan bahwa persoalan utama yang menghambat pembangunan maupun perbaikan fasilitas TPI Paotere adalah status aset yang sepenuhnya masih milik Pelindo.
Kondisi tersebut membuat Pemerintah Kota tidak memiliki ruang gerak yang memadai untuk melakukan intervensi pembangunan di kawasan itu.
“Kami membahas persoalan tempat Pelelangan Ikan Paotere ini sama sekali tidak bisa untuk dilakukan perbaikan, apalagi pembangunan, karena asetnya itu masih sepenuhnya dimiliki oleh Pelindo,” ujarnya.
Suasana terasa menambah bobot diskusi, Wakil Wali Kota Makassar sekaligus Plt. Ketua Demokrat Makassar, Aliyah Mustika Ilham, juga turut hadir mendampingi Wali Kota.
Keberadaan dua pucuk pimpinan kota bersama para legislator Partai Demokrat ini menjadikan pertemuan tersebut sarat makna, menggambarkan semangat kolaborasi dalam menuntaskan kepentingan masyarakat, terutama terkait penataan ulang kawasan Paotere.





