
Lanjut dia, bahwa berbicara tentang sampah bukan hanya tentang kebersihan dan keindahan kota.
“Ini juga tentang bagaimana Makassar membangun ekonomi sirkular, meningkatkan partisipasi masyarakat, dan mengubah perilaku publik dalam menjaga lingkungan,” jelasnya.
Menurutnya, berbagai aksi nyata yang dilakukan Pemerintah Kota Makassar diharapkan memberi kontribusi positif terhadap upaya global memerangi perubahan iklim, sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih tangguh dan berkelanjutan.
Dalam kesempatan ini, Munafri menyampaikan Yokohama sebagai kota dengan energi dan kreativitas luar biasa, sekaligus kota yang memiliki banyak kesamaan dengan Makassar, sebagai kota pelabuhan dengan sejarah panjang perdagangan dan pelayaran.
“Saya melihat banyak kesamaan antara Yokohama dan Makassar. Tentu saja, Yokohama menjadi contoh bagi kami dalam mengembangkan posisi strategis Makassar, di Indonesia,” ungkapnya.
Politisi Golkar itu juga mengapresiasi program Kolaborasi Kota-ke-Kota antara Makassar dan Yokohama, dengan dukungan Nippon Koei sebagai konsultan dan jembatan hubungan kedua kota.
Dia menegaskan bahwa Makassar menjadi salah satu kota di Indonesia yang menjadikan kebijakan dekarbonisasi dan ekonomi sirkular sebagai prioritas utama.





