MakassarNews

Jelajah Sampah Makassar 2025 Hari Keenam: Bontoala Kumpulkan 299,45 Kg Sampah dari Aksi Bersih

SOLUSIMEDIA.ID, MAKASSAR – Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) terus berkomitmen dalam mengatasi masalah sampah di Kota Makassar.

Hal ini ditunjukkan dalam Program Jelajah Sampah Makassar 2025 yang memasuki hari keenam dengan pelaksanaan kegiatan di Kecamatan Bontoala, Kamis (27/11/2025).

Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat gerakan pemilahan sampah dari sumbernya sebagai bagian dari upaya mewujudkan Makassar Bebas Sampah 2029.

Acara dibuka oleh Camat Bontoala yang menekankan bahwa partisipasi aktif masyarakat merupakan fondasi utama dalam menciptakan budaya pengelolaan sampah yang berkelanjutan.

Pesan tersebut kembali ditegaskan oleh Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup Kota Makassar yang menyampaikan bahwa gerakan pemilahan sampah adalah strategi jangka panjang untuk menekan timbulan sampah dan membangun kota yang lebih bersih dan sehat.

BACA JUGA  BI Sulsel Beberkan Strategi Digitalisasi UMKM Berbasis Pendampingan End-to-End

Pada rangkaian utama kegiatan, aksi bersih dilakukan oleh jajaran kecamatan bersama kelurahan, RT/RW, satgas kebersihan, komunitas, dan masyarakat setempat.

Dari aksi tersebut, terkumpul 299,45 kilogram sampah organik dan anorganik yang dikemas dalam 38 karung.

Jelajah Sampah Makassar 2025 Hari Keenam: Bontoala Kumpulkan 299,45 Kg Sampah dari Aksi Bersih

Capaian ini menjadi bukti nyata tingginya komitmen masyarakat Bontoala dalam mendukung tata kelola sampah yang lebih baik.

Berbagai tenant dan komunitas penggiat lingkungan turut meramaikan kegiatan ini, antara lain Manggala Tanpa Sekat, Rumah Kreasi Ceceng, Tumpuk Sampah, serta Payabo.

Kehadiran mereka memberi ruang edukasi kepada masyarakat terkait daur ulang, pengolahan eco-enzyme, hingga pemanfaatan sampah secara kreatif dan berkelanjutan.

BACA JUGA  Kepala DLH Makassar Tegaskan Komitmen Jaga Lingkungan di Awal Tahun 2026

Selanjutnya, talkshow menghadirkan narasumber Dr. Eng. Irwan Ridwan Rahim, S.T., M.Si. dari Dewan Lingkungan dan Juardi, selaku Sub Koordinator Edukasi, Promosi, Monitoring & Evaluasi Persampahan.

Diskusi tersebut menyoroti pentingnya edukasi berkelanjutan, kolaborasi lintas sektor, serta pemahaman masyarakat mengenai regulasi persampahan dan informasi terkait lomba kelurahan.

Kegiatan juga dilengkapi dengan workshop Langkah Kita dari Rappo: Recycle Plastic, yang memberikan pengetahuan praktis mengenai pengelolaan sampah plastik menjadi produk yang lebih bermanfaat.

Antusiasme masyarakat Kecamatan Bontoala menjadi catatan positif dalam rangkaian Jelajah Sampah Makassar 2025.

Kolaborasi antara pemerintah, komunitas, dan masyarakat diharapkan terus berlanjut sebagai langkah konkret menuju terwujudnya Makassar Bebas Sampah 2029.

(*)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button