
Ia mengaku terkesan dengan inovasi yang dilakukan di berbagai titik. Ada TPS yang dibuat kreatif, ada yang menyediakan makanan dan minuman. Ini menunjukkan cara berpikir lurah dan camat yang semakin inovasi untuk menggerakkan partisipasi masyarakat.
“Interaksi sosial yang baik seperti ini sangat memudahkan pemerintah, dalam mengintervensi program dan persoalan sosial di tengah warga,” katanya.
Menurutnya, kerja kolaboratif dan terciptanya chemistry antara pemerintah dan masyarakat merupakan modal penting untuk membangun lingkungan yang sehat dan partisipatif.
Saat ditanya apakah dirinya ikut memilih, Munafri menjelaskan bahwa di kelurahannya tidak ada calon yang mendaftar sehingga ia tidak menggunakan hak pilih.
Lebih lanjut, Mantan Bos PSM itu memastikan bahwa hingga penutupan TPS tahap pencoblosan, seluruh proses berjalan baik. Pemerintah berkomitmen memastikan pemilihan berlangsung transparan, jujur, dan lancar.
“Dari hasil pemantauan, alhamdulillah sampai saat ini berjalan dengan baik. Kita ingin semuanya transparan, jujur, dan lancar,” tutup Munafri.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, memastikan turut menyalurkan hak pilihnya.





